Hubungan Syifa dan Hafidt tak lagi harmonis sejak membunuh Ade Sara.


Kamis, 3 April 2014, 15:07 Siti Ruqoyah, Hartini Apriliasari

rekonstruksi ulang kasus pembunuhan Ade Sara
rekonstruksi ulang kasus pembunuhan Ade Sara (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Syafri Noer, pengacara Asyifa Ramadhani salah satu pelaku pembunuhan Ade Sara menceritakan masalah kliennya. Kata dia, orangtua Asyifa sempat menentang hubungan antara Asyifa dengan Hafidt.

"Sejak berhubungan denga Hafidt, Asyifa jadi berubah. Dia jadi sering pulang malam, oleh keluarga juga sudah dilarang berhubungan lagi dengan Hafidt," ujar Syafri di Polda Metro Jaya, Kamis 3 April 2014.

Syafri menjelaskan, sejak kejadian yang menimpa mereka, hubungan antara Hafidt dan Asyifa tidak lagi harmonis. "Mereka sudah tidak cocok lagi, Asyifa merasa kesal dengan Hafidt atas peristiwa ini," katanya.

Dalam rekonstruksi yang dilakukan sejak pukul 10.30 WIB ini, terlihat Hafidt dan Asyifa tidak saling bicara.

Sementara itu, terkait pembunuhan mahasiswi Bunda Mulya tersebut, kata Syafri, peran Syifa tidak sedominan Hafidt. Dia mengharapkan hukuman atas kliennya itu bisa lebih ringan.

Usul tidak menculik

Syafri menambahkan, Syifa sempat berniat membatalkan proses penculikan terhadap teman SMA-nya itu namun permintaannya tersebut tidak digubris oleh kekasihnyaa.

"Memang benar sebelum dijemput, komunikasi awal Ade dengan Syifa. Tapi  saat akan menjemput, Syifa bilang batalkan saja, namun Hafidt bilang ya sudah, sudah tanggung," tambah dia.

Pengacara Syifa juga menyebutkan niat awal Syifa hanya memberi pelajaran kepada Ade Sara yang ia anggap masih berhubungan dengan Hafidt.

"Awalnya, Syifa lihat Twitter lalu komplain ke Hafidt. Hafidt menyangkal. Untuk cari pembenaran, Hafidt lalu bilang ya sudah gue suruh orang nyulik dia, lalu Syifa ingin ikut agar dia yakin," Kata Syafri yang mencoba memberi pembelaan atas keterlibatan kliennya. (umi)


Sumber : http://metro.news.viva.co.id/news/read/493849-syifa-mengaku-kesal-dilibatkan-dalam-pembunuhan-ade-sara
Axact

Inamedia

Media Bagi Sesama.

Tulis komentar:

0 comments:

Silakan isi komentar, isi diluar tanggung jawab kami.
Mohon menjaga etika dan saling menghormati.

Salam Inspirasi