UKM didorong cari pendanaan di pasar modal
Oleh: Mulia Ginting Munthe
JAKARTA (Bisnis.com): Kementerian Koperasi UKM menginisiasi pelaku
koperasi dan usaha kecil menengah (KUKM) Indonesia masuk ke pasar modal
untuk mendapat sumber pendanaan alternatif di samping perbankan.
Choirul Djamhari, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha
Kementerian Koperasi dan UKM, menjelaskan inisiatif ini dilakukan untuk
meningkatkan jumah pelaku KUKM masuk ke pasar modal.
"Dalam catatan kami sudah ada 7 KUKM memasuki pasar modal pada periode
2003—2007. Kami berkeinginan agar jumlah itu bisa ditingkatkan," ungkap
Choirul Djamhari kepada wartawan, hari ini.
Untuk menyukseskan agenda tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM
menggandeng tim ahli dari Japan International Corporate Agency serta tim
ahli dari Universitas Bakrie. Realisasi KUKM untuk memasuki pasar modal
diperkirakan perlu waktu 5 tahun.
Tujuh UKM yang telah memasuk pasar modal, masing-masing PT Okansa
Capital Tbk., PT Hortus Danavest Tbk., PT Yulie Sekurido Tbk., PT Sanex
Qianjing Motor Indonesia Tbk., PT Panca Global Securities Tbk., PT
Okansa Persada Tbk., dan PT Laguna Cipta Griya Tbk..
Menurut Choirul Djamhari, berdasarkan Pasal 43 Undang-undang Koperasi
No.25 Tahun 1992, koperasi dan UKM diperkenankan melakukan penambahan
modalnya dengan melakukan penjualan obligasi di pasar modal.
"Untuk mewujudkan rencana tersebut, kami telah melakukan sosialiasi di
tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur.
Respon mereka sangat tinggi, meski belum mengetahui prosesnya yang
mungkin dinilai rumit oleh KUKM," tandas Choirul Djamhari. (msw) Jumat,
04/06/2010 23:16:42 WIB





Axact

Inamedia

Media Bagi Sesama.

Tulis komentar: